Rabu, 29 Mei 2013

7 Tempat Wisata dalam "Round Gunung" Ternate



Ketika mendengar Ternate tentunya kita langsung terbayang eksotisme Indonesia Timur. Ternate merupakan sebuah pulau kecil, namun cukup mewakili keindahan alam serta budaya Indonesia Timur. Oleh karena Ternate merupakan sebuah pulau yang cukup kecil maka keliling pulau Ternate pun dapat ditempuh dalam sehari. Keliling pulau Ternate biasa disebut oleh masyarakat Ternate dengan istilah “round gunung”.

Dalam sekali "round gunung" di Ternate 6 tempat wisata yang cukup terjangkau untuk dikunjungi, antara lain:

1. Masjid Sultan Ternate

Masjid Sultan ternate merupakan tempat tujuan pertama saat "round gunung". Masjid tersebut cukup menggambarkan arsitektur Indonesia Timur. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, hanya lelaki yang biasa sholat di masjid tersebut. 

Di Halaman Masjid Sultan Ternate
2. Keraton Kesultanan Ternate

Kami memasuki halaman Keraton Kesultanan Ternate melalui pintu belakang. Ketika memasuki halaman Keraton, kami sempat melihat Sultan yang saat ini sedang menjabat. Untuk melihat-lihat dan mengetahui sejarah Keraton Kesultanan Ternate maka dapat meminta jasa guide yang memang sering berada di halaman Keraton. Di dalam bangunan Keraton pun banyak barang-barang peninggalan bersejarah yang memang sengaja dipajang menyerupai ruangan di museum. Barang-barang sejarah yang dipajang tersebut antara lain, jubah pemberian Raja Arab Saudi, kelapa kembar yang merupakan upeti Raja Sangir kepada Sultan Ternate pada tahun 1750, dan lain-lain.

Di Keraton tersebut juga disimpan Mahkota Sultan. Rambut pada mahkota tersebut konon meskipun telah berpuluh-puluh tahun tetap tumbuh, meskipun mahkota tidak dipakai. Di halaman depan Keraton setiap pagi selalu dilakukan pengibaran 3 bendera, sedangkan penurunan bendera dilakukan saat petang. Prosesi pengibaran dan penurunan pun selalu tepat dilakukan pada pukul 6 pagi dan 6 petang, baik pada saat panas ataupun badai.

Keraton Kesultanan Ternate Tampak Depan            


Di Dalam Keraton Kesultanan Ternate
Jubah Pemberian Raja Arab Saudi

3. Benteng Tolukko

Benteng Tolukko merupakan sebuah benteng yang ketika dilihat dari atas memiliki bentuk menyerupai alat kelamin pria. Di benteng tersebut kami hanya mampir untuk berfoto-foto sebentar karena saat itu sudah mulai gerimis.

Add caption
Benteng Tolukko Tampak Depan

4. Batu Angus

Batu Angus merupakan tempat wisata yang berisi batu-batu berwarna hitam yang besar-besar. Batu-batu tersebut merupakan hasil dari muntahan lahar dari gunung Gamalama berabad-abad lalu. Dari Batu Angus juga dapat terlihat laut lepas dan Pulau Hiri.

Batu Angus


Hamparan Batu Hitam di Batu Angus
Tempat Sampah di Batu Angus Disusun dari Batu
Pulau Hiri Tampak dari Batu Angus
5. Pantai Sulamadaha

Pantai Sulamadaha merupakan pantai yang di bagian depannya terdapat jajaran warung yang menjual air guraka dan pisang mulut bebek. Air guraka merupakan minuman jahe yang dicampur susu dan disajikan hangat, biasanya juga ditaburi kenari atau kacang. Sedangkan pisang mulut bebek merupakan pisang goreng yang dimakan dengan sambal.

Sebenarnya di pantai Sulamadaha juga terdapat Sulamadaha Hall, yang merupakan spot diving atau snorkeling yang sangat bagus. Namun berhubung pada saat menikmati air guraka dan pisang mulut bebek tiba-tiba hujan, maka sayang sekali kami belum menjajal keindahan Sulamadaha Hall.

Pantai Sulamadaha
6. Danau Tolire

Danau Tolire merupakan sebuah danau besar dengan latar Gunung Gamalama. Pemandangan di danau ini tentunya cukup memikat. Saat itu air di danau Tolire berwarna hijau tua.

Danau Tolire terkenal dengan mitos jika melempar batu ke danau ini maka batu tersebut tidak akan jatuh ke dalam air danau. Tetapi sebenarnya ada teknik-teknik khusus agar batu dapat mencapai air danau, yaitu harus melempar batu dengan kekuatan penuh dan sangat jauh. Sampai saat ini kedalaman danau Tolire belum diketahui. Konon ada banyak benda logam semacam perhiasan yang banyak ditenggelamkan di danau Tolire. Selain itu, konon danau Tolire juga terdapat buaya putih. Namun hanya orang-orang tertentu yang dapat melihat buaya tersebut.

Danau Tolire dengan Backgroud Gunung Gamalama

7. Laguna

Tujuan terakhir dalam “round gunung” Ternate kali ini adalah sebuah laguna. Laguna tersebut biasanya terlihat dari pesawat saat akan landing di bandara Sultan Baabullah. Namun kami hanya melihat Laguna tersebut dari atas. Pemandangan Laguna dari atas justru sangat indah seperti yang tergambar pada lembar uang seribuan lama, yang juga memperlihatkan Pulau Maitara. Suasana sore di Laguna tersebut cukup tenang dan syahdu.

Pulau Maitara Tampak dari Laguna




2 komentar: